Pengalaman Porsenijar Atletik 2018 (Runner)
Terimakasih sudah mengunjungi blog saya, kali ini saya akan menceritakan Pengalaman mengikuti porsenijar cabang atletik.
Saya adalah murid SMA N1 Ubud yang berumur 16 tahun.
Tahun lalu saya mendapatkan 2 Perak dari lari 1500m dan 5000m.
Saat itu saya merasa sangat tidak puas karena tidak kendapatkan emas, kalah pada putaran akhir oleh SMK tegalalang.
Bulan januari ini saya fokus pada latihan kecepatan dan dayatahan. Saya melakukan latihan sprint 800m dengan 5x pengulangan dan jogging 8km. Saya melakukan latihan ini 2kali dalam seminggu.
Selain latihan saya juga melakukan stretching untuk kelenturan tubuh agar tidak mudah mengalami cidera
Saya juga mengubah pola makan saya dan menambah jam tidur dari 6jam menjadi 7 jam setengah.
28 februari 2018
Tibalah hari yang saya Tunggu. Saya turun lari cabang 1500m. Percaya dengan diri sendiri,keluarkan tenaga semaksimal mungkin kata Pelatih
Lomba dimulai, pertama saya lari dengan langkah panjang walau tertinggal yang lain, diputaran kedua saya menyalip semua dan menjadi nomor 1,diputaran ke3 dan 4 saya keluarkan semua tenaga dan akhirnya saya finish di no 1 dengan waktu (04:25)
saya merasa senang, hari itu saya istirahat dan mengumplkan tenaga buat 2 hari lagi untuk lari 5000m
2 maret 2018
Saya turun pada lari cabang 5000m
Saya tidak mencari waktu tetapi mencari no1.
Saya lari dengan tenang saya selalu berada diposisi 3/4
Pada putaran ke10 saya sprint sampai akhir.
Saya finish di no1 dengan waktu (19:23)
3 maret 2018
Hari ini saya turun lagi, lari 400m estafet.
Saya sebagai pelari terakhir. Saya keluarkan semua tenaga,untung teman saya sudah meninggalkan musuhnya sekitar 200m saya tinggal sprint dan mencari waktu (04:12) dan finish di no1 lagi
Sekian Pengalaman saya, saya sangat bangga dan senang karena sudah menyumbang 3 emas untuk sekolah tercinta. #roadtodenpasar
Semoga bisa menjadi motivasi dan penyemangat latihan yaa
"Karena ada usaha pasti ada hasil"
Saya adalah murid SMA N1 Ubud yang berumur 16 tahun.
Tahun lalu saya mendapatkan 2 Perak dari lari 1500m dan 5000m.
Saat itu saya merasa sangat tidak puas karena tidak kendapatkan emas, kalah pada putaran akhir oleh SMK tegalalang.
Bulan januari ini saya fokus pada latihan kecepatan dan dayatahan. Saya melakukan latihan sprint 800m dengan 5x pengulangan dan jogging 8km. Saya melakukan latihan ini 2kali dalam seminggu.
Selain latihan saya juga melakukan stretching untuk kelenturan tubuh agar tidak mudah mengalami cidera
Saya juga mengubah pola makan saya dan menambah jam tidur dari 6jam menjadi 7 jam setengah.
28 februari 2018
Tibalah hari yang saya Tunggu. Saya turun lari cabang 1500m. Percaya dengan diri sendiri,keluarkan tenaga semaksimal mungkin kata Pelatih
Lomba dimulai, pertama saya lari dengan langkah panjang walau tertinggal yang lain, diputaran kedua saya menyalip semua dan menjadi nomor 1,diputaran ke3 dan 4 saya keluarkan semua tenaga dan akhirnya saya finish di no 1 dengan waktu (04:25)
saya merasa senang, hari itu saya istirahat dan mengumplkan tenaga buat 2 hari lagi untuk lari 5000m
2 maret 2018
Saya turun pada lari cabang 5000m
Saya tidak mencari waktu tetapi mencari no1.
Saya lari dengan tenang saya selalu berada diposisi 3/4
Pada putaran ke10 saya sprint sampai akhir.
Saya finish di no1 dengan waktu (19:23)
3 maret 2018
Hari ini saya turun lagi, lari 400m estafet.
Saya sebagai pelari terakhir. Saya keluarkan semua tenaga,untung teman saya sudah meninggalkan musuhnya sekitar 200m saya tinggal sprint dan mencari waktu (04:12) dan finish di no1 lagi
Sekian Pengalaman saya, saya sangat bangga dan senang karena sudah menyumbang 3 emas untuk sekolah tercinta. #roadtodenpasar
Semoga bisa menjadi motivasi dan penyemangat latihan yaa
"Karena ada usaha pasti ada hasil"








Comments
Post a Comment